Kamis, 22 November 2012

SUPERNOVA


"Dengan tujuh respon dasar, otak tidak hanya menyuguhkan kewarasan' tetapi juga mampu menyuguhkan seluruh alam.
1. RESPON HIDUP & MATI., respon paling dasar, bahkan kutu rambut pun memiliki hal ini.
Lewat respon ini hidup diproyeksikan sebagai rimba perjuangan. dan tujuanmu cuma satu " BERTAHAN HIDUP"
2. RESPON REAKTIF, ini adl upaya otak utk menciptakan identitas. setelah melewati tahap pertama
maka akan muncul kebutuhan yg lebih kompleks, yakni; "KE-AKUAN, KEPEMILIKAN".
Ini adl perkenalan pertama kita pada konsep kekuasaan , aturan & hukum.
3. RESPON RELAKSASI,di tengah hiruk pikuk dunia materi, otak yg senantiasa aktif pun menginginkan kedamaian , ingin tenang, dan ia ingin yakin bahwa dunia luar bukanlah sumber segalanya. maka muncul respon ke-4
4. RESPON INTUITIF.otak mencari info keluar & kedalam, pengetahuan eksternal bersipat obyektif , & yg
internal bersifat intuitif. pada tahap ini ia mulai bersandar thd apa yg ada di dalam.
5. RESPON KREATIF,manusia dimampukan utk mencipta,mengekplorasi fakta. kemampuan ini datang dalam momen yg penuh keajaiban, yg sering kita sebut inspirasi.Kita berkaca pada Sang Pencipta & melalui refleksinya kita mencicipi peran kreator.
6. RESPON VISIONER, otak mempunyai kemampuan kontak langsung dengan kesadaran murni yg sama sekali tidak ditemukan di dunia materi. pada level ini terjadi apa yg dinamakan mukjizat, atau fenomena2 magis.
7. RESPON MURNI, otak berawal dari satu sel yg tidak memiliki fungsi2 otak. Ia berawal dari satu cercah kehidupan tak terkatagori.meskipun ada sistemasi bilyunan syaraf yg tergantung pada otak, tapi otak sendiri tidak kehilangan akarnya pada kemurnian.itulah sumber sesungguhnya. sesuatu yg tidak perlu berfikir, namun ada.
Melalui ke-7 respon inilah manusia melihat dunia terbentang untuknya dan apa yg disediakan bagi kita untuk bermain dengan hidup. Permainannya sendiri.....terserah anda."
--> masa lalu dan masa depan hanyalah distraksi, menarik kita kedalam abstraksi mental yg tidak nyata. tidak ada yg lebih penting daripada "SAAT INI" karena itulah momen dimana potensi termanifestasi. hanya "DISAAT INI" kita mampu
merasakan masa lalu dan mewujudkan masa depan "SAAT INI" selalu memperbaharui dirinya tanpa
batas. Tapi begitu kita terjebak dalam linearitas, maka kita selamanya mengambang di pemahaman hidup yg
dangkal.
--> jadi utk apa apa kita menyesali masa lalu & mencemaskan masa depan ??

Tidak ada komentar:

Posting Komentar